This is my life

This is my life
Just me, my Lord, and my life story...

Rabu, 03 April 2013

Saya Tidak Ingin Menyesal

Entah ini bisa disebut galau atau apa. Jalan yang saya pilih ternyata mampu merubah pola dan gaya hidup saya. Walaupun masih belum sepenuhnya, sedikit perasaan khawatir tiba-tiba terselip di dalam lubuk hati saya.

Selama ini saya hidup bebas dari apa yang disebut dengan 'konflik.' Sebagaimana yang tertera di bio, saya adalah orang yang cinta akan kedamaian. Saya tidak terlalu ingin memikirkan apa yang diperbuat orang lain.
Selama itu tidak terlalu mengganggu dan merugikan saya, saya tetap akan mengacuhkannya seperti tidak terjadi apa-apa. Namun ketika saya memilih hal yang saya sendiri tidak tahu alasan mengapa saya memilihnya, semuanya terasa berubah. Pribadi saya yang mungkin terlalu pengecut untuk mencari kesalahan orang lain, kini harus terpaksa hilang karena pilihan saya sendiri.




Saya tidak munafik. Sampai saat ini, saya belum menemukan hal apa yang akan membuat saya tetap konsisten di jalan yang telah saya pilih. Sempat terbesit sebuah pemikiran bahwa saya akan hengkang dari sana, namun sekali lagi ego saya yang mematahkan semuanya.

Sepanjang delapan belas tahun hidup saya, saya selalu mencoba untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Memang sudah banyak hal yang saya pelajari, namun tetap saja terasa kurang. Mungkin untuk sekarang ini, tanggung jawab adalah adalah ujian terberat yang harus saya laksanakan.

Apa yang sebelumnya pernah saya ungkapkan sebelum melangkah masuk, kini terasa bomerang bagi saya sendiri ketika saya ingin melangkah keluar. Pasti akan terasa seperti menampar wajah saya sendiri di depan banyak orang jika saya tetap menguatkan hati untuk melakukannya. Dan saya merasa, saya tidak akan sanggup menanggung malu kepada diri saya sendiri. Bukan rasa malu kepada orang lain, tetapi kepada diri saya sendiri karena saya bukan orang yang akan menyusahkan saya sendiri untuk memikirkan malu kepada orang lain.




Saat ini saya terlalu takut untuk mengatakan sebaris kalimat penyesalan. Saya tetap tidak ingin menyesal, namun hati saya tidak dapat terbohongi. Apa yang saya lihat sebelumnya sungguh berbeda dengan apa yang saya rasakan sekarang. Dan itulah salah satu alasan kekerasan kepala bagi 'hati' saya untuk tetap mengatakan 'menyesal.'

Walaupun belum benar-benar merasakannya di dalam hidup saya, saya percaya bahwa hal apa saja yang kita kerjakan pasti akan memiliki sisi negatif dan positifnya. Dan apa yang kita kerjakan sekarang, pasti akan membawa manfaat di masa depan jika kita melakukannya dengan sungguh-sungguh. Sama seperti matahari yang membawa cahaya ketika terbit, saya percaya bahwa apa yang saya lakukan sekarang pasti akan membawa cahaya di kehidupan saya yang akan datang.




Apapun yang terjadi, saya sudah bertekad untuk terus melangkah di jalan yang sekarang saya tempuh. Saya tidak ingin memikirkan hal-hal negatif yang mungkin akan saya dapatkan dan berdampak buruk bagi hati saya. Yang ingin saya tanamkan di dalam pikiran saya adalah bagaimana caranya mendapatkan banyak hal positif yang bisa saya temukan di jalan saya yang sekarang.

Saya bisa. Saya percaya...


-RAWKS-