This is my life

This is my life
Just me, my Lord, and my life story...

Jumat, 09 September 2011

Sumpah, saya benar-benar benci dengan pencuri!!!

Demi apa pun yang kotor dan hina di bumi ini, saya benar-benar benci dengan pencuri. Saya nggak habis pikir mereka bisa melakukan itu semua tanpa pikir panjang. Yah, mungkin hampir dari semua pencuri memang nggak pernah berpikir panjang. Tapi, arrgghh DAMN, I HATE YOU THIEVES!!!!

Semua bermula ketika keluargaku mendapat musibah kehilangan sepeda motor gara-gara dicuri. Ada dua sisi perasaan yang ada di hatiku saat musibah ini terjadi. Yang pertama adalah lega, lega karena saat kejadian itu terjadi bukan saya yang bawa sepeda itu, melainkan ibuk saya. Jadi saya nggak perlu terlalu merasa bersalah atas kehilangan tiu. Yang kedua adalah sedih, saya sedih karena itu adalah sepeda motor yang saya pakai setiap hari. Susah, senang, saya lewati dengan sepeda motor itu. Saking saya cinta nya, saya sampai ngasih nama dia JUPE. Keren kan? JUPE gettoh! Tapi sekarang saya bener-bener kehilangan JUPE untuk selamanya, bukannya meninggal sih, tapi dia udah pergi dari kehidupan saya. Hiks hiks, semoga JUPE tenang di tangan pencuri sial itu.

Pengalaman kecolongan saya yang ke dua adalah kemarin. Jadi hilangnya masih bisa dibilang fresh. Beruntung banget kali ini bukan sepeda motor saya yang hilang lagi, melainkan hanya salah satu pijakan di sebelah kiri belakang. Bukan masalah beruntung atau nggak nya kali ini, tapi saya bener-bener marah berat dengan yang namanya pencuri itu. Kasian kan sepeda motor saya sekarang, berasa pincang-pincang gitu kalau saya naikin. Mana saya juga udah cinta lagi sama sepeda motor pengganti JUPE . Saya juga ngasih nama pengganti JUPE, saya ngasih nama dia SUPRI. Susah senang juga udah saya laluin sama SUPRI setahun terakhir ini. Gara-gara saya jatohin dia, sekarang dia agak nggak enak gitu kalau dinaikin. Padahal udah diservice berkali-kali, tapi mungkin emang jatoh nya saya terlalu parah. Ya iyalah parah, orang saya sampai patah tulang jatoh nya, gimana nggak mau parah cobak? Ckckckck, kadang saya merasa kasihan sama SUPRI. Senangnya adalah, semenjak punya motor itu saya sering banget pergi ke temapat yang jauh sama temen-temen. Dulu kalau masih naik JUPE sih saya mana dibolehin pergi jauh-jauh? Paling jauh juga di Juanda deket Sidoarjo sono. Itu pun pulangnya saya udah dipelototin sama ibuk. Beruntung bapak nggak tau dan ibuk juga nggak bocor mulutnya, coba kalau nggak? Wah wah, mungkin udah keluar kali mata bapak gara-gara melototin aku.


Oke, kembali ke pencuri. Jika saya ditakdirkan menjadi penjahat, saya nggak akan memilih untuk jadi pencuri. Penjahat apa pun kek, asalkan bukan pencuri. Pembunuh juga boleh. Apa pencuri itu nggak pernah berpikir yah bagaimana jungkir baliknya seseorang dalam bekerja untuk ngedapetin barang berharga? Apa mereka nggak takut kalau suatu saat hal itu akan menimpa mereka juga. Kalau barang berharganya itu hasil haram sih, nggak masalah. Tapi gimana kalau hasil halal? Nahlo! Yang namanya ikhlas itu susaaaah banget. Nggak segampang kalau kita ngomonginnya. Kita juga nggak mau untuk dicuri, tapi kita juga nggak bisa bilang "IKHLAS" gitu aja. So, buat lo lo  semua yang merasa pencuri dan sekarang baca postingan saya, nyadar yah? Pliss. Cari kerjaan lain kek yang lebih halal. Buruh juga nggak papa toh? Yang penting HALAL, dan lebih mulia di hadapan Tuhan. Emm, mungkin juga lebih "LAKI" seperti kata-kata di iklan itu. Sebelum semuanya terlambat, dan giliran kamu yang harus bilang kata "IKHLAS", it's better to STOP it right now. Yang nggak pernah nyuri aja bisa kecolongan, gimana yang suka nyuri? Blahhh. Hukum karma itu selalu ada, dan saya percaya.



Rawks.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar